20090415
20090411
Sains dan Al Quran
Angin membantu pembenihan tumbuhan.
Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya. [Al Hijr (15):22].
Ilmu biologi moden menyatakan terdapat beberapa cara pembenihan/pembiakan tanaman. Antaranya , angin. Angin meniupkan spora-spora tanaman dan membiakkan tanaman lain. 1400 tahun yang lalu Al Qur’an mengemukakan fakta ilmiah tersebut.
Laut dalam yang tiada cahaya.
Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih-bertindih, apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tiadalah dia mempunyai cahaya sedikit pun. [An Nuur(24):40]
Keadaan laut seperti yang dinyatakan dalam buku yang 'Oceans':
Kegelapan di laut dalam ditemukan sekitar kedalaman 200 meter dan di bawahnya. Pada kedalaman ini, hampir tidak ada cahaya. Di bawah kedalaman 1000 meter tidak ada cahaya sama sekali.
Manusia tidak dapat menyelam lebih dari 40 meter tanpa bantuan peralatan khusus. Mereka tidak dapat hidup pada kedalaman itu tanpa bantuan. Pernyataan "kedalaman di dalam lautan" digunakan dalam Surat An-Nur 1400 tahun yang lalu. Jelas ini merupakan salah satu mukjizat Al-Qur'an kerana maklumat tersebut diberikan ketika tidak ada peralatan yang dapat memungkinkan manusia menyelam pada kedalaman tersebut.
Semakin naik ke langit semakin sedikit kadar oksigen .
"Barangsiapa dikehendaki Allah diberi petunjuk, niscaya Allah akan melapangkan dadanya untuk berserah diri (kepada Allah) dan barangsiapa yang dikehendaki sesat, maka Allah menjadikan dadanya sempit dan sesak seolah-olah ia naik ke langit" [Al An'am 125].
Bagaimanakah Nabi Muhammad saw tahu kalau kita naik kelangit akan sesak nafas akibat kekurangan oksigen? Ayat ini turun 14 abad yang lalu yang belum ada penelitian tentang langit.
Tiga kegelapan yang dilalui bayi dalam kandungan.
"Allah menciptakan kamu didalam perut Ibu mu tahap kejadian demi tahap kejadian didalam gelap yang tiga". [Az Zumar(39):6].
Terdapat satu peristiwa berkaitan di London. Dalam satu pameran Islam terpampang kaligrafi tulisan ayat Al Quran tersebut, berserta terjemahannya dalam bahasa Inggeris.Seorang doktor pakar berbangsa Inggeris membaca terjemahan ayat tersebut. Sebagai pakar dia mengetahui bahawa bayi yang terdapat dalam rahim ibunya dilindungi oleh tiga lapisan selaput halus tapi kuat. Iaitu Amnion membrane, Decudea membrane, dan Chorion membrane. Doktor itu terpesona setelah mengetahui ayat itu turun 14 abad yang lalu, disaat bangsa Eropah dan Amerika masih dalam kegelapan ilmu.
Matahari dan bulan itu bergerak dalam orbitnya.
Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya. [Al Anbiyaa’(21):33]
Disebutkan juga pada ayat yang lain, bahawa matahari tidak statik tapi bergerak dalam orbit tertentu:
dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. [Yaasiin (36):38]
Demi langit YANG MEMPUNYAI JALAN-JALAN, [Adz Dzaariyaat (51):7]
Langit mempunyai fungsi yang penting bagi kelangsungan hidup di bumi
Dan Kami menjadikan langit itu sebagai ATAP YANG TERPELIHARA, sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya. [Al Anbiyaa’ (21):32]
Ciri langit ini telah dibuktikan secara ilmiah pada abad ke-20.
Atmosfera yang mengelilingi bumi mempunyai fungsi yang sangat penting bagi kelangsungan hidup. Sambil menghancurkan banyak meteor-meteor besar dan kecil ketika mencapai bumi, atmosfera ini mencegahnya jatuh ke bumi dan membinasakan makhluk. Di samping itu, atmosfera menyaring sinaran yang datang dari ruang angkasa yang berbahaya bagi makhluk Atmosfera juga melindungi bumi dari dinginnya luar angkasa yang membekukan iaitu sekitar minus 270 celcius.
Proses pembentukan hujan itu.
Bagaimana hujan terbentuk tetap masih merupakan misteri besar untuk beberapa tahun yang lalu. Hanya setelah radar cuaca ditemukan menjadi mungkin untuk menemukan tahap-tahapan bagaimana hujan terbentuk. Menurut penemuan ini, pembentukan hujan terjadi dalam tiga tahap.
Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan ke luar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya tiba-tiba mereka menjadi gembira. [Ar Ruum (30):48]
Sekarang mari kita selidiki tiga tahap yang dijelaskan dalam ayat tersebut secara lebih teknis.
TAHAP PERTAMA
"Allahlah yang mengirimkan angin..."
Tidak terhitung gelembung udara yang terbentuk oleh busa laut secara terus-menerus dan menyebabkan partikel-partikel air terangkat ke langit. Partikel-partikel ini, yang kaya dengan garam kemudian terbawa oleh angin dan naik ke Atmosfera. Partikel-partikel ini, yang disebut dengan Aerosol, berfungsi sebagai perangkap air dan membentuk titik-titik awan dan mengumpulkan air di setiap uap air sendiri, yang naik dari laut sebagai titik-titik kecil.
TAHAPAN KEDUA
"...yang menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang
dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal..."
Awan-awan terbentuk dari wap air yang mengalami kondensasi kristal garam atau partikel debu di udara kerana titik-titik air pada awan ini sangat kecil (diameternya antara 0,01 dan 0,02 mm), awan-awan tersebut mengalami suspensi di udara, dan menyebar di langit. Jadi, langit tertutup dengan awan.
TAHAP KETIGA
"...lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya"
Partikel air yang mengelilingi kristal garam dan partikel debu menebal dan membentuk titik hujan, sehingga titik-titik tersebut menjadi lebih berat dari udara dan meninggalkan awan dan mulai jatuh ke tanah sebagai hujan. Sebagaimana telah kita lihat, setiap tahap dalam pembentukan hujan diceritakan dalam ayat Al-Qur'an. Disamping itu, tahapan-tahapan ini dijelaskan secara tepat dengan urutan yang benar. Sebagaimana pada fenomena alam lainnya di Bumi, Allah memberikan penjelasan yang paling benar mengenai fenomena ini juga, dan memberitahukannya kepada orang-orang melalui Al-Qur'an sebelum ditemukannya. Dalam ayat yang lain, ada informasi yang diberikan mengenai pembentukan hujan:
Tidakkah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian) nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. [An Nuur (24):43]
TAHAP PENGARAKAN:
Awan-awan terbawa, ertinya mereka digerakkan oleh angin.
TAHAP PENGGABUNGAN:
Kemudian, awan-awan kecil (awan-awan cumulus) digerakkan oleh angin bersama,
yang membentuk awan yang lebih besar.
TAHAP PENUMPUKAN:
Ketika awan-awan kecil bergabung, dorongan ke atas didalam awan yang lebih besar meningkat. Dorongan ke atas dekat pusat awan lebih kuat daripada bagian pinggirnya. Dorongan ke atas ini menyebabkan badan awan bergerak secara vertikal, sehingga awan itu bertumpuk-tumpuk. Pertambahan vertikal ini menyebabkan tubuh awan masuk ke daerah yang lebih dingin di atmosfer, dimana titik-titik air dan salju terbentuk dan membesar. Ketika titik-titik air dan salju terbentuk dan membesar. Ketika titik-titik air dan salju ini menjadi terlalu berat untuk didukung dorongan ke atas, mereka mulai jatuh dari awan sebagai hujan, salji dan lain-lain.
Madu sebagai ubat
kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. [An Nahl (16) : 69].
Adalah jelas bahawa Al Qur’an 14 abad yang lalu mengatakan bahawa di dalam madu terdapat penawar yang dapat menyembuhkan manusia.
Gunung sebagai pasak.
dan gunung-gunung sebagai pasak [An Naba’ (7 : 7].
Al Qur’an menyatakan bahwa gunung-gunung sebagai pasak bagi bumi. Hal ini sangat bersesuaian dengan penemuan Geologi.
Al Qur’an mengisyaratkan bahawa Manusia dapat melintasi penjuru langit.
"Hai jama'ah jin dan manusia,jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan". [Ar Rahmaan (55):33].
Isyarat Al Qur’an bahwa manusia dapat melintasi penjuru langit itu dikemukakan 1400 tahun yang lalu. Di mana tidak seorang pun manusia yang berfikir dapat menembus langit. Keinginan manusia agar dapat terbang menembus langit itu baru ada di abad ke 19. Dan pada abad 20 manusia benar-benar dapat terbang menembus langit. Tapi Al Qur’an 14 abad yang lalu sesungguhnya sudah mengisyaratkan bahwa manusia dapat terbang menembus langit dan hal itu tidak mungkin kecuali dengan kekuatan.
Al Qur’an menerangkan bahawa langit dan bumi itu asalnya satu. Teori Big bang.
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? [Al Anbiyaa’ : 30].
Tepat seperti penemuan para Ilmuwan.
Baca di :
Diambil dari : http://www.islamic-awareness.org/Quran/Sci...scientists.html
Posted by PMY at Saturday, April 11, 2009 0 comments
20090404
Angka dalam Al Quran
Termasuklah dengan angka 7, yang antaranya simbolik kepada 7 lapis langit dan bumi, 7 hari dalam seminggu, 7 nama syurga dan neraka, AlQuran diturunkan dalam 7 cara dan sebagainya.
Dengan itu tidak hanya angka 19 saja yang dianggap ajaib dalam Quran, ternyata juga banyak lagi ‘hint/clue’ yang menunjukkan bahawa pemilihan kata dalam Quran oleh Sang Pengarang (Allah) dibuat “seimbang”, misalnya fakta-fakta berikut:
Jumlah Kata Yang Berlawanan
Hidup (al-haya_h): 145
Mati (al-mawt) : 145
Perbuatan buruk (as-sayyi’a_at) : 167
Dunia (ad-dun-ya_) : 115
Akhirat (al-a_khirah): 115
Ucapan terang (al-jahr): 16
Ucapan tersembunyi (al-alaniyah): 16
Jumlah Kata Yang Berhubungan
Syaitan (syaytha_n) atau (syaya_thi_n): 80
Malaikat (mala_ikah) atau (malak) : 80
Mereka berkata (qa_lu_) : 332
Katakanlah! (qul) : 332
Kecintaan (al-muhabbat): 83
Keta’atan (ath-tha’aat): 83
Hidayah (al-hida_yah): 79
Rahmat (ar-rahmat) : 79
Keselamatan (as-salaam) : 50
Kebaikan (ath-thayyibaat): 50
Kesukaran (asy-syaddah) : 102
Kesabaran (ash-shabr) : 102
Musibah (al-mushi_bah) : 75
Bersyukur (asy-syukr) : 75
Iblis (al-ibli_s) : 11
Memohon perlindungan Allah (dari iblis):
(al-sti’a_dhatu billaah) : 11
Berkaitan dengan fakta zaman
Jumlah kata “jam” : 48
Jumlah kata “hari [tunggal/singular]” (yawm): 365
Jumlah kata “hari-hari (jamak/plural)” : 30
Jumlah kata “bulan” (sahar) : 12
Jumlah kata “tahun” (sanah) dan bentukannya: 19
Jumlah kata “tahun [tunggal/singular]” (al-sanah) : 7
Jumlah kata “tahun-tahun [jamak/plural]” (sanah) : 12
Difailkan dalam: AlQuran dan sains | Tagged: angka dalam Al Quran
Posted by PMY at Saturday, April 04, 2009 0 comments
20090327
Dari Pengkhutbah Kristian kepada Pendakwah Muslim

SHEIKH Yusuf Estes ialah seorang cendekiawan terkenal yang tidak pernah jemu mengembangkan syiar Islam ke seantero dunia serta mengedarkan bahan-bahan ceramah dalam pelbagai medium kepada umat manusia.
Ikuti autobiografi penghijrahan akidah beliau dari seorang pengkhutbah Kristian kepada pendakwah Muslim yang aktif dan disegani.
Saya dilahirkan dalam sebuah keluarga yang berpegang kuat kepada agama Kristian di Midwest, Amerika Syarikat. Hakikatnya, nenek moyang kami bukan sahaja membina gereja-gereja dan sekolah-sekolah sepanjang tanah ini tetapi keturunan kami juga merupakan orang yang paling awal datang ke situ.
Semasa di sekolah rendah, kami sekeluarga ditempatkan semula di Houston, Texas pada 1949. Kami selalu menghadiri gereja dan saya telah dibaptiskan pada usia 12 tahun di Pasadena, Texas.
Pada zaman remaja, saya teringin melawat ke gereja-gereja lain untuk mempelajari Baptist, Methodist, Episcopalian, Charismatic movement, Nazarene, Church of Christ, Church of God, Church of God ini Christ, Full Gospel, Agape, Chatolic, Presbyterian dan banyak lagi.
Namun, pengkajian saya tidak terhenti kepada agama Kristian. Agama Hindu, Yahudi, Buddha, Metaphysics dan kepercayaan tradisi orang Amerika turut saya selidiki. Sayangnya agama Islam tidak menjadi pilihan.
Bagaimanapun, saya tertarik dengan perbezaan jenis muzik terutamanya Gospel dan Klasikal. Memandangkan keluarga saya ramai yang kuat agamanya dan muzikal, ia secara tidak langsung menjadikan dua bidang ini sebagai pengajian permulaan. Semua ini membawa saya kepada jawatan Paderi Muzik di beberapa gereja di mana saya menjadi ahli gabungan selama lebih setahun. Saya mula mengajar keyboard pada 1960 dan sehingga 1963, saya berjaya memiliki studio sendiri di Laurel, Maryland yang diberi nama Estes Music Studios.
Sepanjang 30 tahun, saya dan bapa banyak bekerjasama mengendalikan pelbagai program hiburan. Kami juga membuka kedai piano dan organ di Texas, Oklahoma hingga ke Florida. Meskipun memperoleh kekayaan namun sukar temui ketenangan fikiran.
Persoalan seperti; “Mengapa kita diciptakan Tuhan?”, “Apakah yang Tuhan mahu kita lakukan?”, “Siapa Tuhan sebenarnya?” dan “Kenapa kita percaya dengan dosa sebenar?” sering menghantui diri. Namun semua persoalan ini dibidas keras malah menyuruh anda menerima tanpa mempersoalkannya atau itulah ‘misteri’ dan anda tidak perlu mempersoalkan hal itu.
Suatu hari tahun 1991, saya terkejut apabila diberitahu bahawa orang Islam mempercayai kitab Bible. Malah lebih memeranjatkan, mereka juga mempercayai bahawa Nabi Isa itu utusan Allah, Rasul, dilahirkan luar biasa tanpa berbapa, Nabi Isa akan kembali pada akhir zaman. Memang ia sesuatu yang sukar dipercayai, apatah lagi fikiran saya tentang Islam agak negatif.
Ayah saya sangat aktif menyokong kerja-kerja gereja, terutamanya dalam program sekolah sehingga beliau ditahbiskan (dipersucikan) pada 1970. Dia dan ibu tiri saya mengenali ramai mubaligh Kristian dan pendakwah sehingga pernah membantu pembinaan “Prayer Tower” di Tulsa, Oklahoma. Mereka berdua juga terlibat mengedarkan kaset-kaset ceramah di rumah-rumah orang tua, hospital dan rumah pesara.
Namun pada 1991, ayah mula berurusniaga dengan seorang lelaki dari Mesir dan menyuruh saya menemui lelaki beragama Islam itu. Pada awalnya saya agak keberatan apa lagi mengetahui bahawa mereka adalah pengganas, perampas, penculik dan pengebom. Bukan itu sahaja, mereka juga bukannya mempercayai Tuhan, yang mereka tahu hanya mencium tanah lima kali sehari dan menyembah kotak hitam di tengah padang pasir.
Tidak! saya tidak akan berjumpa dengannya. Berkali-kali juga ayah mendesak dengan mengatakan dia seorang yang baik. Kerana tidak tahan dengan permintaannya, akhirnya saya bersetuju dengan syarat; pada hari Ahad, selepas ke gereja, membawa kitab Bible, seutas salib dan memakai kep yang tertulis ‘Nabi Isa adalah Raja’. Isteri dan dua anak perempuan saya ikut serta dalam pertemuan itu.
Saya terkejut kerana saya menantikan seorang yang bertubuh sasa dengan jubah, serban, berjanggut paras dada dan bulu kening bercantum di dahi. Tetapi lelaki ini jauh berbeza, tiada janggut dan kepalanya hampir botak. Yang pasti, orangnya menyenangkan dan mesra. Semua ini jauh daripada sangkaan awal saya. Pun begitu, matlamat saya pada masa itu hanya satu iaitu, ‘menyelamatkannya’ .
Saya banyak bertanyakan soalan kepadanya, terutamanya yang berkaitan dengan ketuhanan dan perihal nabi-nabi. Dia banyak mengiyakan. Kami semakin rancak berbual dan semenjak itu hubungan kami semakin rapat. Saya dapat rasakan yang dia seorang yang baik, pendiam dan sedikit pemalu. Banyak topik yang kami bualkan acap kali bertemu dan ada ketikanya saya cuba selitkan beberapa mesej tentang agama kami.
Pada suatu hari saya dapat tahu bahawa teman Islam saya, Mohamed terpaksa berpindah dan tinggal sementara waktu di masjid. Kami bersetuju menumpangkan Mohamed di rumah besar kami.
Pengenalan pendek dengan seorang lelaki yang mengakui paderi Kristian yang telah melakukan kerja-kerja mubaligh untuk gereja lebih 12 tahun di selatan dan tengah Amerika Syarikat dan Mexico serta di New York membawanya tinggal bersama kami dan Mohamed. Kami berbual tentang konsep kepercayaan dalam agama Islam.
Mengejutkan saya apabila diberitahu bahawa setiap paderi Katolik, mereka belajar agama Islam dan ada di antaranya yang memiliki doktor falsafah dalam subjek itu . Ini satu yang baru bagi saya.
Semenjak itu kami sentiasa berbincang tentang agama masing-masing. Kami pernah bertanyakan perubahan versi kitab masing-masing. Pernah sekali saya bertanyakan kepada Mohamed sejak 1,400 tahun sudah ada berapa versi al-Quran. Pendek jawapannya hanya ada satu iaitu al-Quran malah ia telah dihafal oleh jutaan manusia. Bagi saya ini sesuatu yang mustahil. Bagaimana kitab saya boleh berubah-ubah sedangkan al-Quran tetap terpelihara.
Pada suatu hari teman paderi saya bertanyakan Mohamed keinginannya untuk mengikutnya ke masjid untuk mengetahui keadaan di sana. Sekembalinya mereka, saya bertanya kepada paderi itu apa yang dilakukan oleh orang Islam? Dia memberitahu, tidak ada apa yang dilakukan hanya sembahyang dan pulang. Pelik, tidak ada ceramah ataupun nyanyian.
Beberapa hari kemudian, sekali lagi paderi itu mahu mengikut Mohamed ke masjid. Kali ini mereka pergi agak lama sehingga hari sudah gelap. Bila pulang saya dapati, Peter (paderi) sudah melakukan syahadah. Saya terkejut dan semalaman memikirkan hal itu, lalu menceritakan kepada isteri. Tambah mengejutkan, apabila isteri saya juga menyuarakan hasratnya untuk bergelar Muslimah kerana mengakui kebenaran Islam.
Saya terus memanggil Mohamed dan kami berbincang sepanjang malam sehingga masuk waktu solat Subuh, Mohamad meminta izin untuk melaksanakan kewajipannya. Pada detik itu, saya menyedari erti kebenaran dan sudah tiba masanya untuk saya membuat pilihan yang bakal menyelamatkan saya sama ada di dunia mahupun akhirat.
Saya ke belakang rumah, ambil sekeping papan lapis dan di situlah saya sujud mengadap kiblat. Saya meminta, kepada-Nya petunjuk dan bimbingan. Selepas dari itu, saya benar-benar dapat merasakan perubahan di dalam diri. Saya terus naik ke atas dan mandi dengan harapan ia akan membersihkan dosa-dosa. Saya kini seorang yang baru dan berazam membina kehidupan atas dasar kebenaran.
Pukul 11 pagi hari itu, saya mengucap syahadah bersama dua saksi iaitu sebelum ini Father Peter Jacob dan Mohamed Abel Rehman. Kemudian diikuti isteri dan beberapa bulan selepas itu, bapa pula melafazkan syahadah. Anak-anak saya dipindahkan dari sekolah Kristian kepada sekolah Muslim. Sepuluh tahun kemudian mereka berjaya menghafal al-Quran. Akhir sekali, ibu tiri saya pula mengakui kebenaran Islam.”
Posted by PMY at Friday, March 27, 2009 0 comments
20090322
Teori Dajal Mengubah Wajahnya
Penyelidikan di bawah adalah sekadar teori dan pandangan peribadi, dan ia mungkin berubah mengikut fakta dan maklumat semasa. Diharap pembaca tidak menjadikannya sebagai pegangan. Pegangan yang baik adalah isu yang dibahas oleh masyarakat umum yang berilmu.
Menurut Muhammad Isa Dawud, melalui penyelidikan yang dibuatnya ke atas sebuah manuskrip lama, rantai-rantai yang membelenggu tubuh badan Dajjal terus lebur selepas Rasulullah wafat.
Maka Dajjal menyambung pengembaraannya dalam keadaan Rasulullah telah wafat meninggalkan umat Islam.
Tetapi Rasulullah memberi beberapa hadith yang menjadi panduan umat Islam mengenali Dajjal jika terserempak dengannya seperti hadith-hadith di atas.
Bukti Dajjal Mengubah Bentuk Fizikal dan Wajah:
Saya mengatakan Dajjal mengubah wajah dan fizikalnya menjadi bentuk manusia zaman sekarang berdasarkan hadith panjang di bawah (saya ambil sebahagiannya sahaja).
“….mereka pun membuka pintu dan di belakangnya telah berada Dajjal bersama 70,000 Yahudi, masing-masing mereka memiliki pedang berhias dan bertoga di kepala. Ketika ia (Isa) memandang kepada Dajjal, Dajjal itu pun meleleh (hancur) seperti garam yang meleleh di dalam air; kemudian ia lari ….dan dihalang oleh Isa di pintu timur kota Lud (Palestin), kemudian Isa membunuhnya ….”
(Hadith sahih riwayat Ibnu Majah dan Ibnu Khuzaimah)
Lihat perkataan ini MELELEH
Meleleh bermaksud sesuatu yang berbentuk pepejal berubah menjadi cair disebabkan sesuatu penyebab. Dalam situasi di atas bolehlah diandaikan Nabi Isa telah menggunakan suatu teknik pandangan yang menyebabkan wajah palsu Dajjal mencair dan wajahnya yang sebenar kelihatan.
Dajjal tidak mati pada waktu itu tetapi ia lari. Bukti Dajjal tidak mati ialah lihat perkataan “kemudian ia lari…”
Perkataan ini membuktikan Dajjal tidak terus mati pada waktu itu iaitu, selepas sesuatu telah berlaku pada wajah dan tubuh badannya, tetapi ia terus lari.
Dalil bagi teori ini:-
Pada awal 1990-an dahulu, pernahkah anda terbaca berita berkenaan Michael Jackson yang terkenal dengan pembedahan plastik wajahnya itu. Hampir 70% wajahnya adalah plastik. Michael cuba menghilangkan identiti negro pada wajah dan tubuh badannya.Tetapi sesuatu berlaku ketika dia sedang membuat persembahan pentas di sebuah stadium di New York. Memandangkan plastik bersifat mencair apabila terdedah kepada haba, maka perkara itu berlaku kepada Michael Jackson.
Posted by PMY at Sunday, March 22, 2009 0 comments
















